Selasa, 13 September 2011

Liric lagu CherryBelle-Dilema

Tuhan tolong aku
Ku tak dapat menahan rasa didadaku
Ingin aku memiliki
Namun dia ada yang punya

Tuhan bantu aku
Ternyata dia kekasih sahabatku
Entah apa yang harus ku katakan
Hatiku bimbang jadi tak menentu

Bukan maksud diriku melukai hatimu
Namun aku juga wanita
Yang ingin merasakan cinta

Never never want you
Really really love you
Maafkan aku mengecewakanmu
Really really love you
Never never leave you
Segera aku melupakan dirinya

Never never want you
Really really love you
Maafkan aku mengecewakanmu
Really really love you
Never never leave you
Segera aku melupakan dirinya

Bukan maksud diriku melukai hatimu
Namun aku juga wanita
Yang ingin merasa jatuh cinta

Never never want you
Really really love you
Maafkan aku mengecewakanmu
Really really love you
Never never leave you
Segera aku melupakan dirinya

Never never want you
Really really love you
Maafkan aku mengecewakanmu
Really really love you
Never never leave you
Segera aku melupakan dirinya

Senin, 12 September 2011

cara merawat hp dengan benar

Cara Perawatan handphone, Telepon genggam (ponsel) merupakan alat yang sangat menunjang aktivitas kita sehari-hari, apalagi kini ponsel semakin berkembang pesat baik dari sisi teknologi maupun tampilan. Ponsel harus selalu siap dimana saja dan kapan saja dibutuhkan. Oleh karena itu ponsel harus senantiasa dirawat agar tahan lama untuk itu di perlukan beberapa perawatan agar tahan lama berikut cara merawat ponsel anda :

* Gunakan pelindung atau sarung untuk menghindari goresan maupun kotoran yang menempel. Juga resiko benturan atau terjatuh bisa diminimalisir.

* Jauhkan dari tempat yang basah, lembab atau terkena air.
* Jauhkan dari tempat yang panas, suhu diatas 35 derajat.
* Hindari benturan dengan benda keras atau terjatuh.
* Simpan ditempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.
* Jangan diletakkan didekat disket karena gelombang yang dipancarkan ponsel bisa merusak disket.
* Untuk pengecasan ada baiknya dilakukan pada saat kondisi ponsel dimatikan agar pengecasan bisa berjalan dengan sempurna.
* Gantilah baterai jika sudah drop/tidak bekerja secara normal. Gejala-gejala baterai drop yaitu cepat panas, memakan waktu lama/lebih saat dicharge, cepat habis, dan tidak stabil (indikator bar naik turun).
* Hindari penggunaan casing palsu karena kedudukannya yang tidak pas dan bisa membuat ponsel terjepit atau tertekan.
* Terlalu sering gonta-ganti simcard akan menyebabkan dudukan simcard atau simholder menjadi longgar.
* Bersihkan ponsel secara rutin dari debu, kotoran, bercak/minyak dengan menggunakan kain pembersih yang lembut, kering dan menyerap air. Seperti kain berbahan katun. Bersihkan bagian luar dan dalam ponsel.

Untuk lebih pada perawatan bagian ponsel, berikut dibawah ini :

Cashing handphone
Usahakan gunakan sarung atau lether case agar cashing terhindar dari kotoran, debu, air maupun goresan. Bersihkan secara rutin agar kotoran yang menempel tidak berkarat. Jika anda berniat akan menjual ponsel kembali, usahakan casing original-nya disimpan dan diganti sementara dengan casing yang lain agar nilai jualnya tidak jatuh.


Keypad handphone
Bersihkan secara rutin kotoran, debu yang menempel dicelah-celah keypad. Jangan sampai kemasukan air karena bisa menimbulkan korosi atau tumbuhnya jamur. Kemungkinan akibat keypad kotor atau korosi adalah keypad hang atau salah satu tombolnya tidak berfungsi. Hindari menekan keypad dengan kasar, tekanlah keypad dengan halus. Ketika ponsel disimpan atau tidak dipakai untuk sementara, selalu posisikan ponsel anda dalam mode “keypad locked” agar ponsel tetap aman jika tombolnya tertekan. Hindari penggunaan casing palsu karena kedudukannya yang tidak pas, hal itu bisa menyebabkan beberapa tombol sulit ditekan.

Layar/LCD (Liquid Crystal Display)handphone
Ada beberapa jenis LCD yang digunakan untuk ponsel saat ini, seperti : Monokrom, STN, CSTN, OLED, UBC, UFB, TFT dan TFD. Masing-masing tentu mempunyai intensitas cahaya, warna dan ketahanan yang tidak sama. LCD harus mendapat perhatian khusus mengingat suku cadangnya yang terbilang mahal terutama layar sentuh, biaya reparasinya juga tak murah. Supaya layar tidak cepat aus, aktifkanlah fungsi timeout dan power management yang ada, sehingga ketika tidak dipakai untuk sementara waktu layar akan meredup. Hindari agar layar tidak berbenturan, terjatuh, tertekan maupun tergores. Gunakan screen protector untuk melindungi layar. Jangan diletakkan ditempat yang sangat panas maupun dingin atau dibawah sinar matahari langsung. Itu bisa mengakibatkan menurunnya kualitas LCD. Bersihkan layar dengan kain yang lembut atau kain yang berbahan katun untuk menghindari goresan pada kaca layar.

Baterai handphone
Tiap ponsel memiliki waktu charge yang berbeda-beda, lamanya bisa 1/2 jam hingga 3 jam. Ada baiknya baterai dicas dalam keadaan ponsel mati agar pengecasannya sempurna. Hindari agar baterai tidak terlalu panas saat digunakan, terbentur/jatuh maupun terkena air. Untuk menjaga performa baterai agar tidak menurun drastis, matikan ponsel terlebih dahulu sebelum mencabut baterai. Untuk baterai tipe NiCad atau NiMH harus dicas dalam keadaan baterai benar-benar habis, juga harus dicas sampai tuntas/penuh agar baterai tidak cepat rusak. Jagalah konektor baterai agar tidak terkena benda-benda metal karena bisa menimbulkan arus pendek. Lepaslah baterai jika ponsel tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama dan jangan meletakkan baterai dibawah sinar matahari langsung.

Charger handphone
Posisi/colokan charger pada stop kontak harus lurus dan tidak goyang/longgar agar tidak timbul panas yang berlebihan. Ketika tidak sedang digunakan, jangan biarkan charger terpasang di stop kontak karena itu akan mengurangi kemampuannya. Untuk baterai tipe NiCad dan NiMH, saat dicharge ponsel harus dalam keadaan mati agar baterai dan charger tetap awet. Charger jangan sampai terjatuh atau pecah, hindari dari tempat basah atau terkena air. Jangan lupa, bersihkan pula charger ketika berdebu/kotor.

Kamera handphone
Khusus untuk ponsel yang terintegrasi perangkat kamera. Hindari dari kondisi yang lembab, basah dan berdebu. Jangan sampai berbenturan benda keras, terjatuh atau tergores terutama bagian kacanya. Bersihkan kaca kamera yang berdebu atau kotor dengan menggunakan kain lap yang halus, kering dan mudah menyerap air, seperti lap yang biasa digunakan untuk kamera biasa atau kacamata. Jangan menggunakan tisu atau kapas karena kaca kamera hanya akan semakin kotor.

Kartu Memori
Khusus untuk ponsel yang dilengkapi kartu memori. Jangan sering mencabut kartu memori dengan tiba-tiba, karena bisa menyebabkan memori korup atau sistem error. Hindari memori yang terlalu penuh dijejali file, sisakan ruang sekitar 15% agar ponsel dan kartu memori bisa bernafas lega. Jika kartu memori tidak sedang dipakai, simpanlah ditempat yang sejuk, kering, tidak berdebu, tidak terkena beban, tidak terkena panas maupun medan magnet. Sebaiknya disimpan bersama boksnya.

Jumat, 09 September 2011

kamu mengaku saja

Seorang guru Sejarah memberikan pertanyaan kepada murid-muridnya,
“Anak-anak, siapa yang menulis Pancasila dan UUD 1945?”
Murid-murid semua diam seribu bahasa. Karena hingga menjelang usai jam pelajaran belum satu murid pun menjawab, sang guru marah dan akhirnya menghukum seluruh muridnya berjemur di lapangan upacara hingga sore hari. Salah seorang murid tersebut, sebut saja Anto, tiba di rumah dengan menangis tersedu-sedu. Ayahnya yang keheranan bertanya,
“To, kenapa kamu? Berkelahi?”
Anto menjawab, “Bukan Pak, tapi kami dihukum jemur oleh pak Guru.” Ayahnya bertanya lagi, “Kenapa sampai dihukum?”
Anto menjawab, “Kami tidak menjawab siapa yang menulis Pancasila dan UUD 1945, pak” Tiba-tiba muka sang Ayah merah padam dan menampar anaknya itu sembari menghardik,
“Kenapa tidak mengaku saja kamu yang menulisnya!!!”

Kebiasaan Makan di Pesawat

Kebiasaan makan dipesawat terbang …….
Bila selesai makan, garpu dan sendok :
1. disilangkan = penumpang dari Amerika
2. sejajar = penumpang dari benua Eropa
3. Sejajar diluar piring = penumpang dari Jepang
4. hilang = penumpang dari Indonesia

Kamis, 08 September 2011


Seorang yang sangat pelit mengubur emasnya secara diam-diam di tempat yang dirahasiakannya di tamannya. Setiap hari dia pergi ke tempat dimana dia mengubur emasnya, menggalinya dan menghitungnya kembali satu-persatu untuk memastikan bahwa tidak ada emasnya yang hilang. Dia sangat sering melakukan hal itu sehingga seorang pencuri yang mengawasinya, dapat menebak apa yang disembunyikan oleh si Pelit itu dan suatu malam, dengan diam-diam pencuri itu menggali harta karun tersebut dan membawanya pergi.
Ketika si Pelit menyadari kehilangan hartanya, dia menjadi sangat sedih dan putus asa. Dia mengerang-erang sambil menarik-narik rambutnya.
Satu orang pengembara kebetulan lewat di tempat itu mendengarnya menangis dan bertanya apa saja yang terjadi.
"Emasku! oh.. emasku!" kata si Pelit, "seseorang telah merampok saya!"
"Emasmu! di dalam lubang itu? Mengapa kamu menyimpannya disana? Mengapa emas tersebut tidak kamu simpan di dalam rumah dimana kamu dapat dengan mudah mengambilnya saat kamu ingin membeli sesuatu?"
"Membeli sesuatu?" teriak si Pelit dengan marah. "Saya tidak akan membeli sesuatu dengan emas itu. Saya bahkan tidak pernah berpikir untuk berbelanja sesuatu dengan emas itu." teriaknya lagi dengan marah.
Pengembara itu kemudian mengambil sebuah batu besar dan melemparkannya ke dalam lubang harta karun yang telah kosong itu.
"Kalau begitu," katanya lagi, "tutup dan kuburkan batu itu, nilainya sama dengan hartamu yang telah hilang!"
Harta yang kita miliki sama nilainya dengan kegunaan harta tersebut.

Rabu, 07 September 2011

Cindelaras


Raden Putra adalah raja Kerajaan Jenggala. Ia didampingi seorang permaisuri yang baik hati dan seorang selir yang cantik jelita. Tetapi, selir Raja Raden Putra memiliki sifat iri dan dengki terhadap sang permaisuri. Ia merencanakan suatu yang buruk kepada permaisuri. “Seharusnya, akulah yang menjadi permaisuri. Aku harus mencari akal untuk menyingkirkan permaisuri,” pikirnya.
Selir baginda, berkomplot dengan seorang tabib istana. Ia berpura-pura sakit parah. Tabib istana segera dipanggil. Sang tabib mengatakan bahwa ada seseorang yang telah menaruh racun dalam minuman tuan putri. “Orang itu tak lain adalah permaisuri Baginda sendiri,” kata sang tabib. Baginda menjadi murka mendengar penjelasan tabib istana. Ia segera memerintahkan patihnya untuk membuang permaisuri ke hutan.
Sang patih segera membawa permaisuri yang sedang mengandung itu ke hutan belantara. Tapi, patih yang bijak itu tidak mau membunuhnya. Rupanya sang patih sudah mengetahui niat jahat selir baginda. “Tuan putri tidak perlu khawatir, hamba akan melaporkan kepada Baginda bahwa tuan putri sudah hamba bunuh,” kata patih. Untuk mengelabui raja, sang patih melumuri pedangnya dengan darah kelinci yang ditangkapnya. Raja menganggung puas ketika sang patih melapor kalau ia sudah membunuh permaisuri.
Setelah beberapa bulan berada di hutan, lahirlah anak sang permaisuri. Bayi itu diberinya nama Cindelaras. Cindelaras tumbuh menjadi seorang anak yang cerdas dan tampan. Sejak kecil ia sudah berteman dengan binatang penghuni hutan. Suatu hari, ketika sedang asyik bermain, seekor rajawali menjatuhkan sebutir telur. “Hmm, rajawali itu baik sekali. Ia sengaja memberikan telur itu kepadaku.” Setelah 3 minggu, telur itu menetas. Cindelaras memelihara anak ayamnya dengan rajin. Anak ayam itu tumbuh menjadi seekor ayam jantan yang bagus dan kuat. Tapi ada satu keanehan. Bunyi kokok ayam jantan itu sungguh menakjubkan! “Kukuruyuk… Tuanku Cindelaras, rumahnya di tengah rimba, atapnya daun kelapa, ayahnya Raden Putra…”
Cindelaras sangat takjub mendengar kokok ayamnya dan segera memperlihatkan pada ibunya. Lalu, ibu Cindelaras menceritakan asal usul mengapa mereka sampai berada di hutan. Mendengar cerita ibundanya, Cindelaras bertekad untuk ke istana dan membeberkan kejahatan selir baginda. Setelah di ijinkan ibundanya, Cindelaras pergi ke istana ditemani oleh ayam jantannya. Ketika dalam perjalanan ada beberapa orang yang sedang menyabung ayam. Cindelaras kemudian dipanggil oleh para penyabung ayam. “Ayo, kalau berani, adulah ayam jantanmu dengan ayamku,” tantangnya. “Baiklah,” jawab Cindelaras. Ketika diadu, ternyata ayam jantan Cindelaras bertarung dengan perkasa dan dalam waktu singkat, ia dapat mengalahkan lawannya. Setelah beberapa kali diadu, ayam Cindelaras tidak terkalahkan. Ayamnya benar-benar tangguh.
Berita tentang kehebatan ayam Cindelaras tersebar dengan cepat. Raden Putra pun mendengar berita itu. Kemudian, Raden Putra menyuruh hulubalangnya untuk mengundang Cindelaras. “Hamba menghadap paduka,” kata Cindelaras dengan santun. “Anak ini tampan dan cerdas, sepertinya ia bukan keturunan rakyat jelata,” pikir baginda. Ayam Cindelaras diadu dengan ayam Raden Putra dengan satu syarat, jika ayam Cindelaras kalah maka ia bersedia kepalanya dipancung, tetapi jika ayamnya menang maka setengah kekayaan Raden Putra menjadi milik Cindelaras.
Dua ekor ayam itu bertarung dengan gagah berani. Tetapi dalam waktu singkat, ayam Cindelaras berhasil menaklukkan ayam sang Raja. Para penonton bersorak sorai mengelu-elukan Cindelaras dan ayamnya. “Baiklah aku mengaku kalah. Aku akan menepati janjiku. Tapi, siapakah kau sebenarnya, anak muda?” Tanya Baginda Raden Putra. Cindelaras segera membungkuk seperti membisikkan sesuatu pada ayamnya. Tidak berapa lama ayamnya segera berbunyi. “Kukuruyuk… Tuanku Cindelaras, rumahnya di tengah rimba, atapnya daun kelapa, ayahnya Raden Putra…,” ayam jantan itu berkokok berulang-ulang. Raden Putra terperanjat mendengar kokok ayam Cindelaras. “Benarkah itu?” Tanya baginda keheranan. “Benar Baginda, nama hamba Cindelaras, ibu hamba adalah permaisuri Baginda.”
Bersamaan dengan itu, sang patih segera menghadap dan menceritakan semua peristiwa yang sebenarnya telah terjadi pada permaisuri. “Aku telah melakukan kesalahan,” kata Baginda Raden Putra. “Aku akan memberikan hukuman yang setimpal pada selirku,” lanjut Baginda dengan murka. Kemudian, selir Raden Putra pun di buang ke hutan. Raden Putra segera memeluk anaknya dan meminta maaf atas kesalahannya Setelah itu, Raden Putra dan hulubalang segera menjemput permaisuri ke hutan.. Akhirnya Raden Putra, permaisuri dan Cindelaras dapat berkumpul kembali. Setelah Raden Putra meninggal dunia, Cindelaras menggantikan kedudukan ayahnya. Ia memerintah negerinya dengan adil dan bijaksana

Batu Golok


Pada jaman dahulu di daerah Padamara dekat Sungai Sawing di Nusa Tenggara Barat hiduplah sebuah keluarga miskin. Sang istri bernama Inaq Lembain dan sang suami bernama Amaq Lembain
Mata pencaharian mereka adalah buruh tani. Setiap hari mereka berjalan kedesa desa menawarkan tenaganya untuk menumbuk padi.
Kalau Inaq Lembain menumbuk padi maka kedua anaknya menyertai pula. Pada suatu hari, ia sedang asyik menumbuk padi. Kedua anaknya ditaruhnya diatas sebuah batu ceper didekat tempat ia bekerja.
Anehnya, ketika Inaq mulai menumbuk, batu tempat mereka duduk makin lama makin menaik. Merasa seperti diangkat, maka anaknya yang sulung mulai memanggil ibunya: “Ibu batu ini makin tinggi.” Namun sayangnya Inaq Lembain sedang sibuk bekerja. Dijawabnya, “Anakku tunggulah sebentar, Ibu baru saja menumbuk.”
Begitulah yang terjadi secara berulang-ulang. Batu ceper itu makin lama makin meninggi hingga melebihi pohon kelapa. Kedua anak itu kemudian berteriak sejadi-jadinya. Namun, Inaq Lembain tetap sibuk menumbuk dan menampi beras. Suara anak-anak itu makin lama makin sayup. Akhirnya suara itu sudah tidak terdengar lagi.
Batu Goloq itu makin lama makin tinggi. Hingga membawa kedua anak itu mencapai awan. Mereka menangis sejadi-jadinya. Baru saat itu Inaq Lembain tersadar, bahwa kedua anaknya sudah tidak ada. Mereka dibawa naik oleh Batu Goloq.
Inaq Lembain menangis tersedu-sedu. Ia kemudian berdoa agar dapat mengambil anaknya. Syahdan doa itu terjawab. Ia diberi kekuatan gaib. dengan sabuknya ia akan dapat memenggal Batu Goloq itu. Ajaib, dengan menebaskan sabuknya batu itu terpenggal menjadi tiga bagian. Bagian pertama jatuh di suatu tempat yang kemudian diberi nama Desa Gembong olrh karena menyebabkan tanah di sana bergetar. Bagian ke dua jatuh di tempat yang diberi nama Dasan Batu oleh karena ada orang yang menyaksikan jatuhnya penggalan batu ini. Dan potongan terakhir jatuh di suatu tempat yang menimbulkan suara gemuruh. Sehingga tempat itu diberi nama Montong Teker.
Sedangkan kedua anak itu tidak jatuh ke bumi. Mereka telah berubah menjadi dua ekor burung. Anak sulung berubah menjadi burung Kekuwo dan adiknya berubah menjadi burung Kelik. Oleh karena keduanya berasal dari manusia maka kedua burung itu tidak mampu mengerami telurnya.

Cobalah Untuk Merenung


Sediakan beberapa menit dalam sehari untuk melakukan perenungan. Lakukan di pagi hari yang tenang, segera setelah bangun tidur. Atau di malam hari sesaat sebelum beranjak tidur. Merenunglah dalam keheningan. Jangan gunakan pikiran untuk mencari berbagai jawaban. Dalam perenungan anda tidak mencari jawaban. Cukup berteman dengan ketenangan maka anda akan mendapatkan kejernihan pikiran. Jawaban berasal dari pikiran anda yang bening. Selama berhari-hari anda disibukkan oleh berbagai hal. Sadarilah bahwa pikiran anda memerlukan istirahat. Tidak cukup hanya dengan tidur. Anda perlu tidur dalam keadaan terbangun. Merenunglah dan dapatkan ketentraman batin.
Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat anda mengaduk semakin kencang pusaran.Merenung adalah menghentikan adukan. Dan membiarkan air berputar perlahan. Perhatikan partikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas. Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan anda mampu mendengar luruhnya partikel sabun. Kini anda mendapatkan air jernih tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran anda yang bening.

Indonesia Masih Canggih !

Dalam rapat perkembangan teknologi abad-21, ada utusan dari indonesia, jepang dan amerika. Amerika melihatkan kemajuan teknologinya.
Saat ada telpon masuk, Amerika tidak lagi menggunakan hp, tapi memegang kancing bajunya dan berbicara.
Orang Indonesia heran “Wuih gila loe yach, bisa kayak gitu”
Orang jepang langsung nyeletuk, “Wach punyaku lebih gila lagi nich….”dan kemudian dengan jari jempol dan kelinking orang jepang itu menelpon rekannya, ck..ck…’ memang gila nich…,”kata orang indonesia itu dengan rasa kagumnya. akhirnya orang indonesia ini bingung, apa yang akan ditunjukkan kepada kedua rekannya itu. tiba-tiba orang indonesia ini menggetarkan badannya dan matanya merem melek. orang amrik dan jepang bingung, lantas bertanya,” hi..hi… kamu sedang ngapain…..”
“Hus diam !!! fax sedang masuk nich….!!!” kata orang indonesia